Langsung ke konten utama

TEORI KEPRIBADIAN RAYMOND CATTEL

 

TEORI KEPRIBADIAN RAYMOND CATTEL



Nama : Trias Sabila Rahmah

NIM : 19310410036

Mata Kuliah : Psikologi Kepribadian II

Dosen Pengampu : FX. Wahyu Widiantoro, S. Psi., M.A.

 

Raymond Bernard Cattell dilahirkan dikota Staffordshire, Inggris pada tahun 1905. Menurut Cattel, kepribadian adalah sesuatu yang memungkinkan prediksi tentang apa yang akan dikerjakan oleh seseorang dalam situasi tertentu. Ia memandang kepribadian sebagai suatu struktur dari sifat-sifat(traits) yang kompleks, terdiferensiasi dan sebagian besar tergantung pada salah satu gugus dari sifat-sifat ini yang disebut dynamic traits atau sifat-sifat dinamik.

Cattel menganggap traits adalah konsep yang penting dari teorinya. Trait juga disebut sebagai struktur mental, elemen atau komponen dari kepribadian. Untuk memahami individu, kita harus mengetahui bentuk traits yang tepat yang menentukan seseorang sebagai individu. Trait diklasifikasikan menjadi 3 kategori, yaitu :

1.       Kategori Kepemilikan

-          Trait umum yaitu trait yang dimiliki semua orang seperti intelegensi, introversi, dan suka berteman.

-          Trait khusus yaitu trait yang hanya dimiliki satu orang, sifat unik yang berhubungan dnegan atitud.

2.       Kategori Kedalaman

-          Trait permukaan, adalah sifat yang nampak dan menjadi tema umum dari beberapa tingkah laku, misalnya seseorang yang lincah dan menyenangkan dikatakan memiliki trait permukaan yang periang.

-          Trait sumber, adalah elemen dasar yang menjelaskan tingkah laku. Sifat ini hanya dapat diidentifikasi memakai analisis faktor.

3.       Kategori Modalitas Ekspresi

-          Trait kemampuan : menentukan keaktifan dalam usaha mencapai tujuan, contohnya kecerdasan.

-          Trait tempramen : gaya atau irama tingkah laku, contohnya keberanian, ketenangan, kegugupan, dll

-          Trait dinamik : motivasi pendorong tingkah laku, contohnya ambisi menguasai sesuatu.

Cattell meneliti trait sumber dengan mengumpulkan 4000 sifat manusia yang kemudian Cattell ringkas dengan cara mengelompokan sifat yang mirip dan menghilangkan istilah yang asing dan metaforik, menjadi 200 sifat. 35 sifat itu terbagi menjadi dua kelompok, 23 sifat populasi normal dan 12 sifat populasi berdimensi patologis. Sesudah dilakukan analisis faktor terhada 23 sifat primer dari populasi normal, ditentukan 16 sifat primer yang satu dengan lainnya saling asing. 16 sifat sumber (sifat primer ini dinamakan faktor primer, oleh Cattell kemudian dijadikan dasar untuk mengembangkan instrument pengukuran kepribadian yang terkenal, yakni 16 Persoality Faktor Questionnair. Sisanya, 7 sifat populasi normal dinamakan Faktor Primer non 16 PF.

Perkembangan kepribadian menurut Cattell yaitu proses belajar yang merupakan kejadian-kejadian sebagai penjelmaan dari pada pola tingkah laku yang didorong oleh erg. Jika ada pola penyesuaian (faktor endogen) bertemu dengan keadaan yang berpengaruh terhadap pola penyesuaian tersebut (faktor eksogen)  maka akan menimbulkan hasil dalam kepribadian yang berwujud perubahan atau  perkembangan,dan hal  inilah yang dilalui oleh individu dalam jalan perkembangannya yang disebut dynamic cross road.

 

Referensi :

Alwisol. (2009). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEORI KONSTRUK PERSONAL GEORGE KELLY

  TEORI KONSTRUK PERSONAL GEORGE KELLY Nama : Trias Sabila Rahmah NIM : 19310410036 Mata Kuliah : Psikologi Kepribadian II Dosen Pengampu : FX. Wahyu Widiantoro, S. Psi., M.A. George Alexander Kelly (1905-1967) merupakan salah satu tokoh psikologi yang mengembangkan teori kepribadian konstruk personal. Teori kepribadian konstruk personal menekankan bahwa setiap manusia melihat dunianya melalui pola tertentu atau template yang dia ciptakan dan kemudian berusaha mencocokkanya dengan realitas. Pandangan Kelly yang bertujuan untuk menjelaskan keyakinan individu dan pandangan dunia mereka yang membentuk dua kutub yang saling berlawanan dalam dimensi kognitif ini disebut sebagai personal world (Hall & Lindzey, 1985). Teori konstruk personal dinyatakan dalam satu asumsi dasar dan dielaborasikan oleh sebelas corollaries yang menyatakan bahwa " Proses seseorang secara psikologis dijembatani oleh cara orang tersebut mengantisipasi peristiwa-peristiwa ". Teori konstruk persona...

TEORI KEPRIBADIAN HANS J EYSENCK

  Nama : Trias Sabila Rahmah NIM : 19310410036 Mata Kuliah : Psikologi Kepribadian II Dosen Pengampu : FX. Wahyu Widiantoro, S. Psi., M.A. Hans J Eysenck lahir di Berlin, Jerman pada 4 Maret 1916 sebagai anak tunggal dari Ruth Werner dan anton Eduard Eysenck. Eysenck adalah seorang psikolog terkenal yang menggunakan pendekatan behaviorisme dalam melihat kepribadian manusia, dimana Sebagian besar teroinya didasarkan pada fisiologi dan genetika. Ia berpendapat bahwa kepribadian disebabkan oleh faktor keturunan atau genetika. Eysenck berpendapat dasar umum sifat-sifat kepribadian berasal dari keturunan, dalam bentuk tipe dan trait. Namun dia juga berpendapat bahwa semua tingkah laku dipelajari dari lingkungan. Menurutnya kepribadian adalah keseluruhan pola tingkahlaku aktual maupun potensial dari organisme, sebagaimana ditentukan oleh keturunan dan lingkungan. Pola tingkahlaku itu berasal dan dikembangkan melalui interaksi fungsional dari empat sektor utama yang mengorganisir ...